Rakyat45.com, Probolinggo – Pabrik Gula (PG) Wonolangan resmi memulai musim giling 2026 melalui tradisi selamatan buka giling yang digelar pada Rabu (29/4/2026). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya operasional pengolahan tebu sekaligus harapan baru bagi peningkatan produksi tahun ini.
Suasana di lingkungan pabrik sejak pagi tampak berbeda. Karyawan, manajemen, serta sejumlah pihak terkait hadir dalam acara yang berlangsung khidmat namun penuh kehangatan. Tradisi tahunan itu digelar sebagai bentuk doa bersama agar musim giling berjalan lancar.
General Manager PG Wonolangan, Jarot Budi Wardoyo, menegaskan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi musim giling tahun ini. Ia berharap seluruh elemen perusahaan dapat bekerja lebih solid demi mencapai hasil maksimal.
“Semoga tahun ini kita bisa bekerja lebih solid, saling mendukung, dan menghasilkan yang terbaik,” ujar Jarot dalam sambutannya.
Ia menilai keberhasilan musim giling tidak hanya ditentukan oleh operasional pabrik, tetapi juga sinergi dengan petani tebu, mitra kerja, dan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, kolaborasi menjadi faktor penting agar proses produksi berjalan sesuai target.
Manajemen PG Wonolangan menekankan setiap pihak memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran musim giling. Jika salah satu rantai produksi terganggu, maka target yang telah ditetapkan berpotensi terhambat.
Selain agenda doa bersama, acara juga diwarnai suasana akrab di antara para pekerja. Sejumlah karyawan terlihat antusias menyambut dimulainya musim produksi baru.
Bagi PG Wonolangan, selamatan buka giling menjadi simbol dimulainya perjalanan baru di musim 2026. Dengan semangat kebersamaan dan optimisme tinggi, perusahaan berharap musim giling tahun ini mampu mencatat hasil yang lebih baik dibanding sebelumnya.***






